And this is my ordinary artwork..

•Mei 7, 2008 • 1 Komentar

JANGAN PERCAYA !!

Hal pertama yang ingin saya sampaikan adalah jangan percaya bahwa hasil jepretan saya ini memakai IR (infra red) DSLR kamera..ini hanyalah trik IR dari Photoshop CS2.. trust me ..

Pohon

Pohon di lapangan dekat rumah.

Awan

Beranda

Museum dimana gitu..lupa namanya euy !

Billy The Photographer

Sore at the Beach

My Carnage

Peralatan Tempur

WHY TO MOVE (alasan mengapa Karyawan sering pindah)

•Mei 7, 2008 • 2 Komentar
Ini sebuah artikel yang saya copy paste dari milist ART DIRECTORS CLUB.
Tiba-tiba saya ingin mendokumentasikan ke blog ini karena tulisannya yang sangat sangat masuk akal,akurat dan berlogika..
selamat membaca !

WHY TO MOVE

Mengapa karyawan meningggalkan perusahaan (atau paling tidak sering ngedumel)? Berikut ini petikan dari bukunya Haris Priyatna yang berjudul Azim Premji, “Bill Gates” dari India (terbitan Mizania 2007). Azim Premji adalah milyuner muslim dari India yang telah menyulap Wipro, dari sebuah perusahaan minyak goreng menjadi konglomerasi perusahaan dengan salah satunya adalah Wipro Technologies yang merupakan ikon kebangkitan industri teknologi informasi di India . Dia urutan ke-21 orang terkaya di dunia versi Forbes 2007. Azim dikenal sebagai milyuner yang bergaya hidup sederhana.

Berikut ini pandangan Premji tentang mengapa karyawan betah dan tidak betah dengan perusahaan. Wipro sendiri memiliki tinkat turn-over (kepindahan) karyawan yang sangat rendah, padahal gajinya tidak lebih tinggi dibandingkan perusahaan sejenis seperti Infosys dan TCS.

Mengapa KARYAWAN meninggalkan perusahaan? Banyak perusahaan yang mengalami persoalan tingginya tingkat pergantian karyawan. Betapa orang mudah keluar-masuk perusahaan itu. Orang meninggalkan perusahaan untuk gaji yang lebih besar, karier yang lebih menjanjikan, lingkungan kerja yang lebih nyaman, atau sekedar alasan pribadi. Tulisan ini mencoba menjelaskan persoalan ini. Belum lama ini, Sanjay, seorang teman lama yang merupakan desainer software senior, mendapatkan tawaran dari sebuah perusahaan internasional prestisius untuk bekerja di cabang operasinya di India sebagai pengembang software. Dia tergetar oleh tawaran itu. Sanjay telah mendengar banyak tentang CEO perusahaan ini, pria karismatik yang sering dikutip di berita-berita bisnis karena sikap visionernya. Gajinya hebat. Perusahaan itu memiliki kebijakan SDM ramah karyawan yang bagus, kantor yang masih baru, dan teknologimutakhir, bahkan sebuah kantin yang menyediakan makanan lezat.

Sanjay segera menerima tawaran itu. Dua kali dia dikirim ke luar negeri untuk pelatihan. “Saya sekarang menguasai pengetahuan yang paling baru”, katanya tak lama setelah bergabung. Ini betul-betul pekerjaan yang hebat dengan teknologi mutakhir. Ternyata, kurang dari delapan bulan setelah dia bergabung, Sanjay keluar dari pekerjaan itu. Dia tidak punya tawaran lain di tangannya, tetapi dia mengatakan tidak bisa bekerja di sana lagi. Beberapa orang lain di departemennya pun berhenti baru-baru ini.

Sang CEO pusing terhadap tingginya tingkat pergantian karyawan. Dia pusing kan uang yang dia habiskan dalam melatih mereka. Dia bingung karena tidak tahu apa yang terjadi. Mengapa karyawan berbakat ini pergi walaupun gajinya besar ? Sanjay berhenti untuk satu alasan yang sama yang mendorong banyak orang berbakat pergi. Jawabannya terletak pada salah satu penelitian terbesar yang dilakukan oleh Gallup Organization. Penelitian ini menyurvei lebih dari satu juta karyawan dan delapan puluh ribu manajer, lalu
dipublikasikan dalam sebuah buku berjudul First Break All the Rules. Penemuannya adalah sebagai berikut:

Jika orang-orang yang bagus meninggalkan perusahaan, lihatlah atasan langsung/tertinggi di departemen mereka. Lebih dari alasan apapun, dia adalah alasan orang bertahan dan berkembang dalam organisasi. Dan dia adalah alasan mengapa mereka berhenti, membawa pengetahuan, pengalaman, dan relasi bersama mereka. Biasanya langsung ke pesaing. Orang meninggalkan manajer/direktur anda, bukan perusahaan, tulis Marcus Buckingham dan Curt Hoffman penulis buku First Break All the Rules.

Begitu banyak uang yang telah dibuang untuk menjawab tantangan mempertahankan orang yang bagus – dalam bentuk gaji yang lebih besar, fasilitas dan pelatihan yang lebih baik. Namun, pada akhirnya, penyebabkebanyakan orang keluar adalah manajer. Kalau Anda punya masalah pergantian karyawan yang tinggi,lihatlah para manajer/direktur Anda terlebih dahulu. Apakah mereka membuat orang-orang pergi? Dari satu sisi, kebutuhan utama seorang karyawan tidak terlalu terkait dengan uang, dan lebih terkait dengan bagaimana dia diperlakukan dan dihargai. Kebanyakan hal ini bergantung langsung dengan manajer di atasnya.

Uniknya, bos yang buruk tampaknya selalu dialami oleh orang-orang yang bagus. Sebuah survei majalah Fortune beberapa tahun lalu menemukan bahwa hampir 75 persen karyawan telah menderita di tangan para atasan yang sulit. Dari semua penyebab stres di tempat kerja, bos yang buruk kemungkinan yang paling parah. Hal ini langsung berdampak pada kesehatan emosional dan produktivitas karyawan. Pakar SDM menyatakan bahwa dari semua bentuk tekanan, karyawan menganggap penghinaan di depan umum adalah hal yang paling tidak bisa diterima. Pada kesempatan pertama, seorang karyawan mungkin tidak pergi, tetapi pikiran untuk melakukannya telah tertanam. Pada saat yang kedua, pikiran itu diperkuat. Saat yang ketiga kalinya, dia mulai mencari pekerjaan yang lain. Ketika orang tidak bisa membalas kemarahan secara terbuka, mereka melakukannya dengan serangan pasif, seperti: denganmembandel dan memperlambat kerja, dengan melakukan apa yang diperintahkan saja dan tidak memberi lebih, juga dengan tidak menyampaikan informasi yang krusial kepada sang bos.

Seorang pakar manajemen mengatakan, jika Anda bekerja untuk atasan yang tidak menyenangkan, Anda biasanya ingin membuat dia mendapat masalah. Anda tidak mencurahkan hati dan jiwa di pekerjaan itu. Para manajer bisa membuat karyawan stres dengan cara yang berbeda-beda: dengan terlalu mengontrol, terlalu curiga, terlalu mencampuri, sok tahu, juga terlalu mengecam. Mereka lupa bahwa para pekerja bukanlah aset tetap, mereka adalah agen bebas. Jika hal ini berlangsung terlalu lama, seorang karyawan akan berhenti – biasanya karena masalah yang tampak remeh. Bukan pukulan ke-100 yang merobohkan seorang yang baik, melainkan 99 pukulan sebelumnya. Dan meskipun benar bahwa orang meninggalkan pekerjaan karena berbagai alasan, untuk kesempatan yang lebih baik atau alasan khusus, mereka yang keluar itu sebetulnya bisa saja bertahan, kalau bukan karena satu orang yang mengatakan kepada mereka, seperti yang dilakukan bos Sanjay: Kamu tidak penting. Saya bisa mencari puluhan orang seperti kamu.

Meskipun tampaknya mudah mencari karyawan, pertimbangkanlah untuk sesaat biaya kehilangan seorang karyawan yang berbakat. Ada biaya untuk mencari penggantinya. Biaya melatih penggantinya. Biaya karena tidak memiliki seseorang untuk melakukan pekerjaan itu sementara waktu. Kehilangan klien dan relasi yang telah dibina oleh orang tersebut. Kehilangan moril sejawat kerjanya. Kehilangan rahasia perusahaan yang mungkin sekarang dibocorkan oleh orang tersebut kepada perusahaan lain. Plus, tentu saja, kehilangan reputasi perusahaan. Setiap orang yang meninggalkan sebuah korporasi akan menjadi dutanya, entah tentang kebaikan atau keburukan. Demikian pesan Azim Premji. Bagaimana pendapat Anda (sebagai bawahan maupun atasan) ?

From: Ossy Astria

Sent: Wednesday, April 23, 2008 9:41 AM

PRESS RELEASE VISCO BAND

•Mei 6, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Musik merupakan wadah bagi musisi atau sebuah grup band untuk melukiskan keadaan jiwa dalam formasi nada yang diformulasikan dengan sound yang membentuk atmosfir dan menjadi bagian dari karakter band itu sendiri.

VISCO yang terdiri oleh Krishna (vocal, Synth), Irsan (gitar), Rama (bass, synth) dan Ma’ruf (drum), sebagai wadah ekspresi mereka memiliki lagu dengan tema yang terlahir dari perasaan setiap personilnya. Lirik-lirik yang ditulis dengan pemikiran mendalam, dan aransemen musik yang menguatkan makna sesuai dengan pesan yang ingin diekspresikan.

Sebuah lagu berjudul Intro akan membuka debut album VISCO, ”My Terrorist”, sebagai bentuk sapaan kepada belantika musik Indonesia . Musiknya langsung mengantarkan kita dalam sound Rock Elektronik bernuansa kegalauan hidup manusia dalam mencari satu titik cahaya terang. Tidak ada lirik dalam track pertama, suasana yang dibangun mewakili keterbungkaman manusia yang sangat lelah. Begitu dingin dan ”berteriak”, namun tak satu kata pun yang dapat dirangkai lagi. Setiap track yang disuguhkan mempunyai kisah dan atmosfir tersendiri, menceritakan hiruk pikuk kehidupan, perjuangan dalam menata ego akal dan hati, ekspresi birahi, kisah romantis hingga state of mind seperti yang tertuang dalam lagu My Terrorist. Dipilih menjadi singel pertama VISCO yang diputar sebagai new comer oleh beberapa stasiun radio lokal. Mengisahkan hal yang selalu dirasakan oleh setiap individu, bahwa apa yang dihadapi adalah hasil ciptaannya sendiri, alam pikiran yang tidak sedikit manusia menganggap segala-galanya, sampai akhirnya terjerumus dalam gelap yang dianggap nyata, hingga suatu waktu ketika individu tersebut bangkit dan percaya bahwa dirinya bukanlah alam pikiran yang mereka ciptakan sendiri. Setiap lagu dibalut dengan aransemen musik yang terasa bertolak belakang dengan isi, dimana lirik yang galau ditemani oleh musik yang bersemangat dengan sentuhan Rock dan Up beat dikombinasikan dengan nuansa Disco elektronik, menggambarkan pemberontakan terhadap situasi keterpurukan jiwa yang harus dilawan dengan penuh semangat dan rasa positif dalam hidup.

Secara utuh, VISCO sebenarnya mengangkat tema pencarian manusia terhadap hakikat. Dari kejadian sehari-hari yang seringkali kita alami disajikan dalam kreatifitas bermusik. Coba saja kita simak lebih jauh lirik-lirik lagu dan arransemen Battle of Ego atau Lots O’ lust. Setiap hubungan antara lirik dan arransemen musik di lagu ini berkaitan dengan sangat erat. Kalau kita perhatikan musiknya dan mencermati liriknya, maka kita akan menemukan sebuah kandungan cerita yang bisa membuat kita merenung.

Penampilan para personel band ini simpel, kombinasi gelap dan terang serta elegan. Mereka menciptakan nada-nada yang terdengar catchy, energik, dan menyentuh.

Tatanan musik yang unik dan dinamis memberikan kita kebebasan untuk mengapresiasikannya. Bergerak bebas mengikuti tempo/beat, atau menikmati dalam keadaan terdiam, biarkan mengalir. . . .

Sebagai penutup, debut album ini merupakan bentuk perkenalan VISCO kepada khalayak. Karakter musiknya yang energik, sedikit eksperimen dan ekspresif adalah bentuk pemberontakan sekaligus untuk dinikmati bagi mereka yang mendengarkannya.

Akhir kata, semoga debut album ini dapat menyumbangkan semangat baru dalam jajaran musik Indonesia.

VISCO “MY TERRORIST” DEBUT ALBUM

TRACKS :

  1. Intro
  2. Feel Fine
  3. Battle Of Ego
  4. My Terrorist
  5. Lots O Lust
  6. Love Ocean

Date of release: April 30, 2008

Type of label: indie

Distributed by: Aksara records

AVAILABLE NOW AT AKSARA STORES, DUTA SUARA & AQUARIUS.

Peaceful Melodies

•Mei 6, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

hmm,sepertinya sudah beberapa tahun lamanya..

teringat dimana saya berada disuatu tempat bersama teman-teman havin fun disuatu kota nan sejuk.

Pertama kalinya saya melihat seseorang yang berwajah lugu,namun dalam hati, saya yakin saya akan bersamanya suatu saat nanti… ya someday..

Namun sudah lebih dari beberapa tahun semenjak itu, bahkan sayapun sudah menuju ke dunia yang lebih dewasa dimana sudah ada tanggung jawab akan kerja keras agar bertahan kehidupan yang sedang saya jalani. Dia tetap tidak mengisyaratkan suatu label positif, Ya…ya…dia tetap diam dengan senyumannya yang setiap saya ingat dimana saya akan tertidur diwaktu malam..sangat indah !

Setiap do’a saya berdo’a untuk kebaikan dia,setiap sedang berkomunikasi dengan Yang Maha Kuasa,saya tak lupa menyertakan nama dia agar dia mendapatkan perlindungan, setiap dalam hati saya teringat dia, saya berdo’a agar dimanapun dia berada,dia akan tetap tersenyum hingga akhir hayatnya.

Tuhan mendengar do’a saya..Alhamdulilah ! sedikit demi sedikit saya mengetahui kabarnya. Entah lewat MSN, Facebook, SMS, stidaknya saya bisa mengetahui keadaannya.

“Tuhan mohon kabulkan permintaan saya, berilah dia senyuman terbesar selama hidupnya,apapun beban yang dia hadapi,kesedihan yang sangat sangat memboroskan air mata,namun senyuman dia tidak akan pernah punah karena itu adalah satu-satunya obat mujarab untuk menetralisirkan seluruh kekecewaannya”..begitu ucapan yang selalu saya pintakan kepada Yang Maha Kuasa.

Ternyata dia tetap tersenyum, ternyata hatinya gembira, ternyata dia berkata kepada saya bahwa hidup ini Indah. Seseorang yang sekarang ini bersamanya sangat sangat membuat dirinya melayang bagaikan embun pagi,dengan senyuman sediakala yang tak akan pernah pudar, sesuai dengan permintaan saya.. yaa..permintaan saya..

Lewat seseorang itu, Tuhan mengabulkan permintaan saya. lewat seseorang itu, saya kembali lagi bisa melihat dia tersenyum, lewat seseorang itu, dia selalu berbagi kesenangan hari-harinya, dan lewat seseorang itu saya tahu kalau dia sedang semangat-semangatnya menjalani hidup ini karena dia yakin adanya seseorang yang selalu menemani dia, keadaan senang maupun keadaan sedih.

Hey,i missed you, so damn missed you..this is the voice from my trully heart.

Don’t bother me

just stay focus to your smile..okay??

i’ll wait for your next report..

Bilaku..

•Mei 5, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Segenap waktu tertuang disini…

kemungkinan hadirnya tak terealisasi lagi, bahkan sedetikpun harapan secuil itu tak tergapai..

Mesin electric itu kian bergema..melantunkan sebuah nada..percikan listrik dikumandangkan..

Sang vokalis berbuka bahasa, mengaiskan simbol-simbol tren setter..

Yang dibawah sana ikut bergema, menjentikan jari sampai menggedorkan kaki ke lantai..bahkan saking kerasnya para tubuh yang mencintai modern retro itupun ikut bertata luang waktunya dengan memegang tangan lawannya..

Sang penggebuk dengan 2 stiknya menciptakan alunan suara keras, keras dan sangat keras sampai2 gendang telinga ini pecah, namun kerasnya membuat yang dibawah sana bisa melompat tak beraturan dan ikut terbuai dengan suasana listrik…

Melody maker..santai santai, hanya melihat pemandangan dan pemandangan dibawah sana, menciptakan suatu rentetan sinar2 yang tak jelas, samar-samar, berkilauan yang dapat membuat tubuh-tubuh itu berkata….”Damn“..

Suasana sudah matang 200 derajat C kian memanas..tetapi…??

Kenapa..?? kenapa perasaan ini kembali tertuang?

sudah 5 detik terlewati…10 detik, 30 detik, 1 menit, 60 menit….1 jam..

masih saja kehampaan merajalela dalam lumbukan kotak di hati..suatu isyaratkah?

apakah suatu manfaat yang baru akan dirasakan manfaatnya esok?ataupun tidak?

apakah sesuatu yang tak jelas?…livin in my dreams away

peperangan, pergolakan, perseteruan..entah apa namanya yang membuat kotak itu penuh, tak ada satupun yang terasa…

sedih, senang, damai, murka, kecewa, bahagia, marah, tertawa..terdapat dalam satu wacana..

terealisasi akibat seorang yang hadir entah mengapa hanya hadir..tak kunjung melambaikan tangannya hanya buat berkata..heyy!..

…..abstrak yang sangat hebat..perpetuang yang melebih2kan segalanya diatas kemampuan manusia..

Dan disaat itu..aku berpikir..aku sadar bahwa……

itu hanyalah…….Alter ego..

“ada ruang dihatiku yang pernah kau sentuh, kusadari..tak selalu indah ***** yang ada…..tak selalu..”

Just a Drama, Chapter 1

•Mei 5, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Im feeling so lonely, breaking a part of this love in my heart ..

-The Used, yesterday feelings

Itu dulu “.., kata Seiya dalam hatinya. Sekarang Seiya baru merasakan bagaimana indahnya cinta. Indahnya perasaan yang keluar terefleksikan akibat jatuhnya hati kepada seorang gadis yang ia temui di saat-saat hatinya tertutup rapat untuk sebuah nama wanita.

Setiap hari, setiap detiknya, Seiya kerjaannya hanya melamun dan berkhayal, terus.. dan terus..

Jamie, kupegang erat tanganmu ya ?”..sepintas daya khayalnya kian menjadi, semakin nyata sampai sampai tak jelas jembatannya antara dunia imaji dan dunia nyata. Sesaat wajah Seiya tersenyum sambil menutup matanya. Tiba-tiba, “Woooy!!, terbukalah mata Seiya, kembali lagi ke alam nyata karena ditepuknya pundak Seiya oleh Jamie.

Ngayal apaan sih lo..?” kata Jamie. Bukan main perasaan Seiya. Dipikirnya dunia imaji tadi sudah tertutup habis untuk hari ini, namun ternyata dunia nyata masih lebih baik dan kali ini terasa begitu nyata karena wajah Jamie sudah berada didepannya. “ooh..ngga kok, syapa bilang gue ngelamun..??he he..”. Seiya semakin memancarkan aura kegembiraanya. Jamiepun yang menyapanya langsung menarik tangan Seiya. “Makan yuks..”, dan Seiya menjawab, “ayoo, tapi jangan disini deh, bosen..”. Mereka langsung pergi untuk mencari makan siang yang berada tak jauh dari kampus mereka. And the story goes…

That may be all I need, in darkness she is all I see, come and rest your bones with me, driving slow on Sunday morning, and I never want to leave..

- Maroon 5, Sunday morning

Thx for the experiences !

•Mei 5, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Yupp,akhirnya !!

Setelah tiga tahun lamanya saya berada di dunia brand perkopian local di Jakarta. Salah satu the famous coffee retail di daerah bilangan Citos itu dengan posisioning berada tepat dibawah Starbucks coffee (itu menurut bos saya lho)…akhirnya saya mengundurkan diri !! horayy !!..

kilas balik sedikit disitu saya bekerja sebagai Graphic Designer dengan tugas yang super super canggih bin ajaib yang muantabb bener dah. Berikut kiranya job desc atau tanggung jawab penuh yang diberikan kepada saya selama tiga tahun ini :

  • konsep, disini saya berpikir saya berkuasa dalam membuat konsep desain promo (secara saya one man show,tak punya asisten dan tak punya teman curhat), ternyata tidak. Bahkan tidak ada yang namanya brainstorm. Disini saya didirect sesuai dengan keinginan desain dari bos besar (dia tetap menganggap desain2 yg dia ciptakan ga kalah sama desain2nya Starbucks,pdhl doi bukan sekolah desain). positifnya adalah saya bisa banyak belajar untuk selalu bersabar dan menerima perintah seorang bos dengan lapang dada.
  • Design, Dari layouting, FA sampai ke pemilihan font dan copy/slogan saya bertanggung jawab penuh. Namun disini terkadang jenis font yang Bos sukai dari lubuk hatinya bisa dipaksakan dipajang disuatu materi tanpa memikirkan tata letak,bentuk,sinkronisasi antara font dengan desain dan lain-lain. Positifnya adalah saya bisa merasakan bagaimana susahnya bikin copy dan lagi lagi bersabar untuk melihat desain yang saya ciptakan hancur begitu saja karena kelakuan bos besar itu.
  • Dealing Produksi, Nah ini dia !!..sejak kapan dealing menjadi prioritas seorang GD,namun hey !!..saya tetap menjalankan tanggung jawab saya. Mencari suplier cetak yang paling murah karena dituntut oleh finance director agar mencari supp yang paling murah agar tidak cost. Positifnya sekarang saya memegang CP dari beberapa supp tetap yang sangat sangat cooperative dan ilmu komunikasi dalam tawar menawar saya semakin terasah.
  • Foto Produk, Sangat seru !! Disini saya tak akan berkomentar banyak. Positifnya adalah saya bisa melancarkan aksi learning saya dalam dunia foto studio produk,maklum saya tak mampu beli kamera dslr seperti EOS 30D serta alat-alat studio seperti lighting,softbox dan lain-lain. (dan lagi-lagi disini saya one man show).

Banyak sekali pengalaman yang saya dapatkan,tidak hanya sekedar menciptakan desain lewat Photoshop ataupun Freehand. Tiga hal yang saya abadikan setelah resign, yaitu KOMUNIKASI, KOORDINASI dan INISIATIF.

Thank you Pak, Bu, Kawan-kawan semua. Maafkan saya kalau-kalau punya salah selama tiga tahun ini, saya hanyalah manusia yang banyak sekali kekurangannya,maafkan atas kelancangan dan kekurang ajaran saya selama ini.

SUKSES SELALU BUAT B&C !! GOODBYE GUYS !! im outta here…..May 6 2008

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.