Just a Drama, Chapter 1

Im feeling so lonely, breaking a part of this love in my heart ..

-The Used, yesterday feelings

Itu dulu “.., kata Seiya dalam hatinya. Sekarang Seiya baru merasakan bagaimana indahnya cinta. Indahnya perasaan yang keluar terefleksikan akibat jatuhnya hati kepada seorang gadis yang ia temui di saat-saat hatinya tertutup rapat untuk sebuah nama wanita.

Setiap hari, setiap detiknya, Seiya kerjaannya hanya melamun dan berkhayal, terus.. dan terus..

Jamie, kupegang erat tanganmu ya ?”..sepintas daya khayalnya kian menjadi, semakin nyata sampai sampai tak jelas jembatannya antara dunia imaji dan dunia nyata. Sesaat wajah Seiya tersenyum sambil menutup matanya. Tiba-tiba, “Woooy!!, terbukalah mata Seiya, kembali lagi ke alam nyata karena ditepuknya pundak Seiya oleh Jamie.

Ngayal apaan sih lo..?” kata Jamie. Bukan main perasaan Seiya. Dipikirnya dunia imaji tadi sudah tertutup habis untuk hari ini, namun ternyata dunia nyata masih lebih baik dan kali ini terasa begitu nyata karena wajah Jamie sudah berada didepannya. “ooh..ngga kok, syapa bilang gue ngelamun..??he he..”. Seiya semakin memancarkan aura kegembiraanya. Jamiepun yang menyapanya langsung menarik tangan Seiya. “Makan yuks..”, dan Seiya menjawab, “ayoo, tapi jangan disini deh, bosen..”. Mereka langsung pergi untuk mencari makan siang yang berada tak jauh dari kampus mereka. And the story goes…

That may be all I need, in darkness she is all I see, come and rest your bones with me, driving slow on Sunday morning, and I never want to leave..

- Maroon 5, Sunday morning

~ oleh ramarizky di/pada Mei 5, 2008.

Tinggalkan Balasan